“Semua lansia di sini sudah dilupakan keluarganya. Beberapa saya temui linglung sendirian di pinggir jalan. Sekarang saya urus mereka sendirian, stok makanan kami menipis sampai sisa mie instan saja karena sudah lama nggak ada donatur yang menjenguk” - Pak Sistim Selaku Pengurus Panti Jompo.
***
Kalau tidak berada di panti jompo ini mungkin para lansia ini terlantar dan luntang-lantung di jalanan. Sangat prihatin dengan kondisi kakek atau pun nenek yang telah dilupakan keluarganya.
Ada 20 lebih lansia yang ditampung di Panti Jompo Sahabat ini. Tidak semuanya dalam keadaan sehat, kebanyakan sudah tak bisa melihat karena rabun atau bahkan buta. Ada pula yang kesepian dan suka marah tanpa sebab mencari keluarganya.
Sayangnya, Dengan bertambahnya anggota tak diikuti dengan fasilitas yang layak karena donatur tetap sudah tidak aktif berbagi dan kini pengurus hanya andalkan sisa uang tabungan. Alhasil, beberapa lansia terpaksa tidur beralas tumpukan terpal.
Persediaan makanan mulai menipis, terutama beras yang seharusnya jadi makanan pokok tiap hari. Akhirnya mereka terpaksa hanya makan mie instan karena hanya itu stok makanan yang tersisa. Kebutuhan lain yang harganya cukup mahal juga tak bisa dipenuhi seperti pampers dan susu.
Ternyata ujian tak sampai di situ saja karena rumah yang digunakan sebagai panti jompo akan segera habis masa sewanya lalu dijual oleh pemiliknya.
Sahabat yang baik, para lansia di panti ini juga berhak untuk merasakan kebahagiaan meskipun tanpa keluarga. Maukah anda berbagi sedikit untuk menyediakan pangan dan kebutuhan untuk mereka?
Belum ada Fundraiser
Menanti doa-doa orang baik