Tempat disini sangat sederhana,kami sangat kesulitan dan mbah mbah disini cuma bisa makan mi sama nasi, ditambah lagi dengan sewa rumah yang nunggak, dan rencana mau dijual sama pemilik nya kalo tidak segera dilunasi ucap bu indah pengurus panti jompo.
Ada 30 lebih lansia yang tinggal di panti jompo sederhana ini, masa senja para lansia dijalani dengan penuh keterbatasan dan kesedihan. Untuk beristirahat , mereka hanya tidur di lantai yang dingin beralas terpal dan selimut tipis.
dan Untuk makan, dapur panti sering kali hanya mampu menyediakan mi instan, bukan karena pilihan, tapi karena keterbataasan biaya dan sudah tak ada bahan lain yang bisa dimasak, mi yang dimasak pun adalah sisa dari donatur yang diberikan beberapa bulan yang lalu, tetapi kini sudah tidak ada donatur datang
Yang lebih memilukan, rumah tempat mereka berteduh bukanlah milik sendiri. Sewa sudah lama menunggak, dan kini sang pemilik telah memutuskan untuk menjualnya. Dalam hitungan waktu, para lansia ini bisa kehilangan satu-satunya tempat untuk berbaring dan bernaung. ibu pengurus sudah tidak tau lagi harus berbuat apa demi untuk menyelamat kan para mbah mbah yang ada di panti jompo ini.
Tanpa bantuan kita, mereka akan terpaksa menghadapi masa tua di jalanan, sendirian, tanpa kepastian. Mereka tak meminta kemewahan, hanya ingin hidup di tempat yang aman, tidur di kasur yang layak, dan makan makanan yang cukup. Namun semua itu kini terasa begitu mustahil, mari menjadi uluran tangan demi memberikan kehidupan yang layak untuk para mbah mbah di masa tua nya
berikan bantuan dengan cara berdonasi di link : sahabatdhuafa.com/campaign/lansia
Baca selengkapnya ▾